Rabu, 19 Juli 2017

YOUR FRIENDS IS MIRROR YOUR PERSONALITY




Haloooooo..... !!! setelah sekian lama tidak nulis dan sekarang lagi agak sedikit rajin 😋, dan tercetus ide mau nulis mengenai teman.
That’s right sesuai judul “teman mu adalah cermin kepribadian mu” ( kira –kira benar gak sih?)

Setelah aku menganalisis 100% aku SETUJUUUU !! WHY??? Alasannya akan aku tulis di bawah Ini !


CEKIDOT!!


TEMAN.. SAHABAT.. KAWAN.. adalah orang-orang yang tak pernah lepas perannya dari kehidupan kita setelah keluarga tentunya. TEMAN menjadi kan hidup kita lebih seru, berwarna dan lebih berbahagia.
Apakah ada orang di dunia ini yang hidupnya tanpa teman? Mungkin ada namun sangat sedikit, sebagai makhluk sosial memang sudah kodratnya kita memerlukan teman dalam hidup kita. Lingkungan pertemenan sangat mempengaruhi kepribadian Kita, bahkan bisa merubah kepribadian kita menjadi berbanding terbalik dari sebelumnya.
Sebagai contoh si A dulunya adalah seorang pemalu dan lugu namun setelah beberapa tahun kemudian si A berubah, yang awalnya lugu dan pemalu menjadi lincah dan nakal. Dan hal itu terjadi setelah dia berteman dengan teman satu gengnya. Ada contoh lain si B yang notabanenya pemalas namun karena ia berteman dengan orang-orang yang rajin, yang selalu mengajak dan mengajarkan dia untuk rajin maka pelan-pelan si B bisa berubah menjadi lebih rajin.

and THIS IS THE POWER OF FRIENDS Dan contoh diatas adalah hal yang paling sering terjadi, dan fakta tak terbantahkan “kita bisa berubah jadi nakal karena teman dan kita juga bisa berubah menjadi baik karena teman” Konsepnya sangat sederhana, (BURUNG PIPIT TIDAK AKAN MAU BERSARANG DI SARANG BURUNG ELANG) Artinya jika kita ingin menjadi baik maka bergaul lah dengan orang yang akhlaknya baik.

Dalam islam pun kita dia ajarkan untuk pilih-pilih dalam berteman, dalam artian pilih-pilih teman dari segi akhlak bukan dari segi materi maupun fisik. Karena sesungguhnya teman yang cacat dan miskin namun mulia hatinya lebih baik bagimu dari pada teman yang kaya dan baik rupanya namun buruk akhlaknya. Lalu.. apakah kita lantas memutus tali silaturahmi dengan teman-teman kita yang mungkin dapat membawa pengaruh buruk? TIDAK.. kita tetap bisa bertegur sapa seperti biasanya namun jaga jarak, dalam artian kita mempunyai zona batasan. Teman yang membawa kita pada arah keburukan tidak bisa di jadikan teman akrab, karena di khawatirkan akan membuat kita terjerumus pada jurang keburukan yang sama. Tak apa sedikit teman, namun bisa membawa kita kearah yang lebih baik.


Salam....😗

Tidak ada komentar:

Posting Komentar